CARA MENJAGA KEBERSIHAN GIGI PADA ANAK
NAMA KELOMPOK :
1. RIMA SYURAYYA (P27825014060)
2. IZATUL LAILIYA (P27825014061)
3. ASTRI NOVIANA (P27825014062)
4. FATMA WILUJENG RS(P27825014063)
MENGAPA HARUS MENJAGA KESEHATAN
GIGI ????
Menjaga kesehatan gigi anak merupakan salah satu hal
yang tidak dapat kita abaikan. Memang tampak wajar jika seorang anak mempunyai
gigi yang rusak, namun sebenarnya hal itu tidak baik untuk kesehatan gigi dan mulut
anak. Jika
dibiarkan terlalu lama , maka akan semakin membahayakan kesehatan gigi
anak.
APA SIH PENYEBAB DARI KERUSAKAN
GIGI PADA ANAK??
Penyebab gigi anak rusak yang paling utama adalah
pemberian makanan manis seperti cokelat, permen , kue, dan es krim. Pada
makanan manis mengandung laktosa, yaitu jenis gula penyebab pengeroposan gigi.
Laktosa tersebut bersama plak akan menyebabkan pengikisan hingga akhirnya
membentuk lubang – lubang pada gigi.
Sehingga banyak dampak yang dapat ditimbulkan oleh kerusakan
pada gigi anak, salah satu di antaranya ialah berubahnya bentuk mulut dan
tatanan gigi pada saat anak dewasa nanti. Maka dari itu, perlu adanya
pencegahan terhadap resiko kerusakan pada gigi anak-anak kita agar kita tetap
dapat menjaga kesehatan gigi dan mulutnya serta memberikan hasil yang terbaik
bagi anak-anak kita.
Hingga saat ini, sudah
terdapat banyak kasus mengenai kerusakan gigi pada anak. Seolah –
olah sudah
menjadi hal yang wajar dan banyak orang tua yang merasa bahwa mereka tidak
perlu melakukan perubahan apapun untuk menyikapi hal tersebut. Kerusakan gigi pada anak saat ini sudah menjadi salah
satu ancaman terbesar dalam kesehatan mereka setelah asma dan demam. Kejadian
seperti ini adalah sebagai akibat dari kelalaian orang tua dalam menjaga
kesehatan gigi anak. Padahal, kesehatan gigi dan mulut yang baik pada orang
dewasa juga tergantung pada keadaan gigi dan mulut mereka saat masih
kanak-kanak. Mengingat efek jangka panjang yang dapat dirasakan oleh anak-anak
kita kelak terkait dengan gigi dan mulut mereka, maka sebagai orang tua kita
perlu mengantisipasi resiko tersebut sedini mungkin. Ada beberapa cara yang
dapat kita lakukan untuk membantu buah hati kita menjaga kesehatan gigi dan
mulutnya.
Bagaimana cara menjaga kesehatan
gigi pada anak??
MENGGOSOK GIGI DENGAN BAIK DAN
BENAR
1. Pilih sikat gigi yang bulunya halus
kalau bisa yang mempunyai bentuk lucu agar menarik anak untuk menggosok gigi.
- Letakkan posisi
sikat gigi dekat dengan gusi.
- Gerakan sikat dari
arah gusi ke bawah untuk gigi Rahang Atas
(seperti mencungkil).
- Gerakan sikat dari
arah gusi ke atas untuk gigi Rahang
Bawah.
- Sikat seluruh
permukaan yang menghadap bibir dan pipi serta permukaan dalam dan luar
gigi dengan cara tersebut..
- Sikat permukaan
kunyah gigi dari arah belakang ke depan.
- Membiasakan menyikat
gigi mereka dengan baik dan benar setidaknya 2 kali sehari.
- Ajari sikat gigi
secara teratur bukan hanya sebelum tidur, tetapi juga setelah makan.
Bentuklah kebiasaan ini, karena sangat berpengaruh pada kebiasaannya saat
dewasa kelak
MEMINIMALISIR PENGGUNAAN BOTOL SUSU DAN EMPENG BAYI
Terutama saat mereka akan tidur agar sisa-sisa susu
tidak tertinggal di gigi dan gusi serta bentuk gigi akan tetap terjaga dari
sedotan mereka yang terlalu kuat. Jangan biarkan bayi menyusu,
terutama dari botol, terlalu lama karena tidak baik untuk pertumbuhan giginya.
Hindari membiarkan botol atau dot menempel pada mulutnya selama tidur. Latih
anak mulai minum dari gelas saat usia satu tahun.
MENGURANGI MAKANAN DAN MINUMAN
MANIS
Kurangi jumlah minuman-minuman manis, termasuk obat
sirup pada anak. Jika tidak dapat dihindarkan, kita dapat memberi mereka minum
air mineral untuk menetralisir mulut dan gig mereka dari sisa-sisa minuman tadi. Pilih makanan yang tidak
memiliki banyak gula di dalamnya. Berikan anak Anda buah-buahan dan sayuran,
hindarilah memberikan permen dan cookies.
LINDUNGI GIGI BAYI DENGAN
FLUORIDE
Fluoride
umumnya hadir dalam air minum yang dapat melindungi gigi dari kerusakan dan
membantu menyembuhkan kerusakan dini. Air akan menghilangkan partikel makanan
dari sela – sela
gigi.
Tanyakan pada dokter gigi atau
dokter anak apakah air yang Anda konsumsi mengandung fluoride. Dokter mungkin
juga akan meresepkan tetes fluoride untuk bayi.
PERIKSA KE DOKTER
Ajak anak ke dokter gigi secara
rutin setiap 6 bulan sekali , mulai usia 1 tahun. Rutin ke dokter merupakan
cara mengatasi gigi anak rusak sejak dini. Periksakan gigi buah hati ke dokter
gigi secara teratur, jangan hanya saat merasa sakit. Jika Anda hanya
mengajaknya saat sakit gigi, ia bisa trauma ke dokter gigi hingga dewasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar