Senin, 02 Februari 2015


CARA MENJAGA KEBERSIHAN GIGI PADA ANAK
                     NAMA KELOMPOK :
                     1. RIMA SYURAYYA    (P27825014060)
                     2. IZATUL LAILIYA   (P27825014061)
                     3. ASTRI NOVIANA    (P27825014062)
                     4. FATMA WILUJENG RS(P27825014063)

MENGAPA HARUS MENJAGA KESEHATAN GIGI ????

   Menjaga kesehatan gigi anak merupakan salah satu hal yang tidak dapat kita abaikan. Memang tampak wajar jika seorang anak mempunyai gigi yang rusak, namun sebenarnya hal itu tidak baik untuk kesehatan gigi dan mulut anak. Jika dibiarkan terlalu lama , maka akan semakin membahayakan kesehatan gigi anak.


APA SIH PENYEBAB DARI KERUSAKAN GIGI PADA ANAK??


   Penyebab gigi anak rusak yang paling utama adalah pemberian makanan manis seperti cokelat, permen , kue, dan es krim. Pada makanan manis mengandung laktosa, yaitu jenis gula penyebab pengeroposan gigi. Laktosa tersebut bersama plak akan menyebabkan pengikisan hingga akhirnya membentuk lubang lubang pada gigi. Sehingga banyak dampak yang dapat ditimbulkan oleh kerusakan pada gigi anak, salah satu di antaranya ialah berubahnya bentuk mulut dan tatanan gigi pada saat anak dewasa nanti. Maka dari itu, perlu adanya pencegahan terhadap resiko kerusakan pada gigi anak-anak kita agar kita tetap dapat menjaga kesehatan gigi dan mulutnya serta memberikan hasil yang terbaik bagi anak-anak kita.
   Hingga saat ini, sudah terdapat banyak kasus mengenai kerusakan gigi pada anak. Seolah olah sudah menjadi hal yang wajar dan banyak orang tua yang merasa bahwa mereka tidak perlu melakukan perubahan apapun untuk menyikapi hal tersebut. Kerusakan gigi pada anak saat ini sudah menjadi salah satu ancaman terbesar dalam kesehatan mereka setelah asma dan demam. Kejadian seperti ini adalah sebagai akibat dari kelalaian orang tua dalam menjaga kesehatan gigi anak. Padahal, kesehatan gigi dan mulut yang baik pada orang dewasa juga tergantung pada keadaan gigi dan mulut mereka saat masih kanak-kanak. Mengingat efek jangka panjang yang dapat dirasakan oleh anak-anak kita kelak terkait dengan gigi dan mulut mereka, maka sebagai orang tua kita perlu mengantisipasi resiko tersebut sedini mungkin. Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk membantu buah hati kita menjaga kesehatan gigi dan mulutnya.
Bagaimana cara menjaga kesehatan gigi pada anak??

MENGGOSOK GIGI DENGAN BAIK DAN BENAR
    1.   Pilih sikat gigi yang bulunya halus kalau bisa yang mempunyai bentuk lucu agar menarik anak untuk menggosok gigi.
  1. Letakkan posisi sikat gigi dekat dengan gusi.
  2. Gerakan sikat dari arah gusi ke bawah untuk gigi Rahang Atas (seperti mencungkil).
  3. Gerakan sikat dari arah gusi ke atas untuk gigi Rahang Bawah.
  4. Sikat seluruh permukaan yang menghadap bibir dan pipi serta permukaan dalam dan luar gigi dengan cara tersebut..
  5. Sikat permukaan kunyah gigi dari arah belakang ke depan.
  6. Membiasakan menyikat gigi mereka dengan baik dan benar setidaknya 2 kali sehari.
  7. Ajari sikat gigi secara teratur bukan hanya sebelum tidur, tetapi juga setelah makan. Bentuklah kebiasaan ini, karena sangat berpengaruh pada kebiasaannya saat dewasa kelak

MEMINIMALISIR PENGGUNAAN BOTOL SUSU DAN EMPENG BAYI
Terutama saat mereka akan tidur agar sisa-sisa susu tidak tertinggal di gigi dan gusi serta bentuk gigi akan tetap terjaga dari sedotan mereka yang terlalu kuat. Jangan biarkan bayi menyusu, terutama dari botol, terlalu lama karena tidak baik untuk pertumbuhan giginya. Hindari membiarkan botol atau dot menempel pada mulutnya selama tidur. Latih anak mulai minum dari gelas saat usia satu tahun.

MENGURANGI MAKANAN DAN MINUMAN MANIS
Kurangi jumlah minuman-minuman manis, termasuk obat sirup pada anak. Jika tidak dapat dihindarkan, kita dapat memberi mereka minum air mineral untuk menetralisir mulut dan gig mereka dari sisa-sisa minuman tadi.  Pilih makanan yang tidak memiliki banyak gula di dalamnya. Berikan anak Anda buah-buahan dan sayuran, hindarilah memberikan permen dan cookies.
LINDUNGI GIGI BAYI DENGAN FLUORIDE
          Fluoride umumnya hadir dalam air minum yang dapat melindungi gigi dari kerusakan dan membantu menyembuhkan kerusakan dini. Air akan menghilangkan partikel makanan dari sela sela gigi.
Tanyakan pada dokter gigi atau dokter anak apakah air yang Anda konsumsi mengandung fluoride. Dokter mungkin juga akan meresepkan tetes fluoride untuk bayi.

PERIKSA KE DOKTER
Ajak anak ke dokter gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali , mulai usia 1 tahun. Rutin ke dokter merupakan cara mengatasi gigi anak rusak sejak dini. Periksakan gigi buah hati ke dokter gigi secara teratur, jangan hanya saat merasa sakit. Jika Anda hanya mengajaknya saat sakit gigi, ia bisa trauma ke dokter gigi hingga dewasa.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar